brat ipoh :D

Latest News

Hari Ke 35 Agresi Zionis Ke Gaza, Korban Jiwa: 1916, Korban Luka: 9900

Gaza-Kabereh.com: Militer Israel terus melanjutkan agresi militernya di Gaza, hari ke 35 pasca gencatan senjata 72 jam yang berakhir Jumat lalu, sampai saat ini telah menelan korban jiwa sebanyak 1916 orang Palestina dan korban luka 9900 orang, mayoritas anak-anak, para wanita dan lansia, di samping ratusan rumah hancur, sejumlah masjid dan pabrik serta infrastruktur lainnya.
Sementara itu pihak perlawanan Palestina terus melanjutkan gempuran balik, menembakan rudal dan roket ke kota-kota zionis.
Berikut peristiwa dan perkembangan terkini:
-      Pesawat tempur Israel melancarkan serangan udara ke kawasan pertanian dan kamp pengungsian Maghazai di Gaza.
-      Yediot Aharonot mengutip pernyataan menteri zionis, Jad’on Ardan: Israel harus menduduki Gaza dan menghabisi pemerintahan Hamas.
-      Kebakaran terjadi di rumah Husai Abu Jami pasca serangan udara yang menimpa kawasan sekitarnya di Khan Younis.
-      Kemenkes: Seorang pemuda, Ahmad Muhammad Athiyah (17) gugur dan lainnya luka-luka akibat serangan zionis di Deir Balah.
-      Pesawat tempur Israel melancarkan serangan ke sejumlah kawasan dan Timur Gaza dan kota Khan Younis.
-      Beberapa warga terluka akibat gempuran udara zionis ke kawasan Musyaila di Gaza Pusat.
-      Rashiq: Gencatan senjata terancam gagal, delegasi bisa meninggalkan Kairo kapan saja.
-      Harian al Jazair: Protokoler Mesir hambat bantuan kemanusiaan al Jazair menuju Gaza.
-      Militer zionis: sikap diam Al-Qassam membuat gentar militer zionis, karena tidak tahu kejutan apa yang tengah mereka sembunyikan.
-      Kawasan latih Al-Qassam di Khan Younis menjadi sasaran serangan baru zionis.
-      Militer Israel mengatakan telah menyerang 20 target di Gaza sejak tadi malam.
-      Penjajah zionis memutuskan menutup perlintasan Karem Abu Salim di Gaza Selatan dengan alasan keamanan.
qm/infopalestina


Hari Ke 35 Agresi Zionis Ke Gaza, Korban Jiwa: 1916, Korban Luka: 9900
  • Open ID Comments
  • Facebook Comments
Top